Beranda > Umum > PAMIJAHAN MENGALAMI PUNCAK KUNJUNGAN PARA PEJIARAH

PAMIJAHAN MENGALAMI PUNCAK KUNJUNGAN PARA PEJIARAH

Diperkirakan sekitar 3000 sampai 5000 pengunjung atau pejiarah sejak kamis siang (25/02)mulai memadati kawasan wisata religi Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini bertepatan dengan malam 12 Maulud yang bagi sebagian orang merupakan malam yang memiliki makna lebih dibanding hari-hari lainnya. Para pejiarah dari berbagai daerah berjubel di sepanjang jalan gang yang menuju Makam Syeh Abdul Muhyi dan Gua Keramat Pamijahan. Mereka datang dari berbagai daerah, di lihat dari letter kendaraannya, mereka kebanyakan berasal dari luar daerah jawa barat, ada yang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura bahkan dari Pulau Sumatera.

Pantauan arus kendaraan dari mulai masuk wilayah Karangnunggal terlihat ramai lancar, hal ini tentunya berbeda sekali dengan hari hari biasa, dimana arus kendaraan roda dua dan empatĀ  pada hari Kamis hingga malam JumatĀ  sangat padat sekali. Rombongan kendaraan yang memakai motor pun yang hendak berjiarah bergerak secara berkelompok, menandakan mereka merupakan satu kelompok pejiarah yang datang dari suatu daerah yang sama. Biasanya rombongan kendaraan roda dua ini berasal dari wilayah Cirebon hal ini berdasarkan pengamatan dilapangan dari letter kendaraannya yang berhurup E.

Bagi warga Pamijahan, bulan maulud tentunya membawa berkah tersendiri, dan bagi Pemda Kabupaten Tasikmalaya dengan besarnya animo pengunjuang wisata Religi Pamijahan ini menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah yang sangat potensial. Dan tentunya diharapkan kepada pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan sarana pendukungnya baik itu Jalan Raya sebagai sarana transportasinya maupun infrastruktur di lokasi Pamijahan itu sendiri ke depan menjadi lebih baik lagi.( Tim)

About these ads
Kategori:Umum
  1. Om kucay
    26 Februari 2010 pukul 08:33 | #1

    Kantun keseriusan Pemkab Tasik kangge ningkatkeun penataan lokasina. Jalan di sae an kedahna mah

  2. Abah Onon
    26 Februari 2010 pukul 09:20 | #2

    Kade w sumping k pamijahan teh ulah barangsuhungkeun ka kuburan, tapi ka Alloh

  3. Putri Diva
    26 Februari 2010 pukul 09:25 | #3

    Saran buat Pemkab Tasik, jalan dari mulai kota Simpang s.d Pamijahan secepatnya di perlebar. Mengingat intensitas kendaraan jenis Bis yg mengangkut rombongan pejiarah dari tahun ke tahun makin meningkat. Bayangkan aja bis gede jalan nya kecil. Jadi ngeri…

  4. iyan cibadak
    26 Februari 2010 pukul 11:29 | #4

    betul…betul…betul…
    jalana keudah di agengan tuh…

  5. serdadu keramat
    24 Mei 2010 pukul 19:26 | #5

    punten eta gerebang poto sanes gerebang pamijahan.mohon di ganti…!!!
    ya saya setuju dengan adanya pelebaran jalan menuju daerah wisata jiarah pemijahan,oleh karenanya tolong alokasikan dana PAD yang bersumber khuhususny dari pamijahan untuk tujuan besama.terimakasih.

  6. Maman Permana
    24 September 2010 pukul 13:50 | #6

    Sepertinya Pemkab Tasikmalaya tidak perduli dengan banyaknya kritikan, usul, pendapat dlsb yang menyangkut infrastruktur khususnya jalan yang menuju Pamijahan. Betul sekali jalan dari Simpang sampai ke lokasi mutlak harus diperlebar, di aspal hotmix. Pemkab Tasikmalaya jangan cuma mau mungut kontribusinya saja. Juga akomodasi untuk yang akan menginap perlu ditata yang baik, sebab pengunjung banyak juga golongan menengah keatas, jalan menuju lokasi kuburan, kios pedagang. Pokoknya semuanya harus diperbaiki.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya.