Beranda > Umum > WAKIL BUPATI TASIKMALAYA HADIRI TEMU WICARA DI TASELA

WAKIL BUPATI TASIKMALAYA HADIRI TEMU WICARA DI TASELA

wabup

Karangnunggal. Bertempat di gedung PGRI Kecamatan Karangnunggal, Selasa 27 Oktober 2009 Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Karangnunggal mengadakan acara Temu Wicara  dengan Wakil Bupati Tasikmalaya HE Hidayat.

Hadir pula dalam acara tersebut  para Kepala Dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya.

Undangan yang menghadiri acara tersebut berasal dari enam kecamatan yakni kecamatan Cibalong, Karangnunggal, Bojong Asih, Bantarkalong, Culamega dan Cipatujah, terdiri dari para Camat, Kepala UPTD, Kepala Desa, BPD Karang Taruna dan para  tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut sempat di bahas mengenai wacana pemekaran wilayah Tasikmalaya Selatan, hal ini  menurut wakil bupati sah sah saja selama masih bertumpu pada  aturan yang berlaku. “Selama ini Pemkab Tasikmalaya tidak pernah alergi dengan wacana pemekaran Tasik Selatan, karena pada dasarnya hal ini telah di atur dalam undang-undang”ujar  Hidayat. Apalagi pemekaran Tasikmalaya Selatan ini merupakan kebutuhan semua pihak, termasuk Pemerintah kabupaten Tasikmalaya sendiri. Mengingat sampai saat ini Pemkab Tasikmalaya sendiri cenderung menghadapi kesulitan dalam pengelolaan wilayah, selain itu juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat  seperti misalnya porsi pembangunan daerah yang akan jauh lebih besar di bandingkan sebelumnya. Di samping pelayan publik yang akan jauh lebih baik. (Yedi)

Kategori:Umum
  1. asep
    29 Oktober 2009 pukul 13:12

    Thanks, BKAD.
    Perlu disadari akselerasi pembangunan itu harus didasari juga oleh grand desind pemetaan wilayah, dan hal ini sering terganggu oleh ketidak konsistenan dan permainan politik.
    kadang juga akselerasi sering di munculkan tanpa indikator yang jelas, sehingga pembangunan berkesan “sahayuna”.
    Dan akhirnya bisa muncul satu keinginan yang emosional untuk mencari jalan pintas yaitu “Pemekaran”.
    Namun untuk TASELA pemekaraan bukan lagi masuk dalam ranah emosional namun juga masuk dalam ranah / demendi Rasional, dilihat dalam segala aspek.( Kita diskusi lain waktu )
    .Pemekaran juga pasti ditanggapi berbeda , ada yg setuju, ragu dan Tidak setuju, contoh, Ketua KNPI kab. Tasikmalaya. Kang UKI,yang begitu emosional menanggapi pemekaraan,yamg menyatakan ketidak setujuan, tanpa mem\nyodorkan sebuah alasan yang rasional.
    TAPI bagi kita TASELA harus tetap ada dan terwujud….keep spirit tom achieve our dream…KABUPATEN TASIKMALAYA SELATAN

  2. Mohawk
    31 Oktober 2009 pukul 20:25

    menanggapi dari ketua KNPI saudara BASUKI… mungkin dia tidak tahu UU ya…? kalo benar2 dia melihat UU dan membaca letak geografis dan banyak penduduk mungkin dia akan mendukung… dan tidak asal bicara saja menolak adanya Kab. Tasela… cepat atau lambat TASELA akan menjadi Kabupaten… kita tunggu saja… Ya atau Tidak itu saja…

  3. SID VICIUS
    31 Oktober 2009 pukul 20:28

    Kab TASELA kapan….? dekat2 ini…. AsSICK jadi kabupaten….

  4. Tendi Hendiana Al-Faruk
    11 November 2009 pukul 11:45

    kade ah bilih kahilapan, maksadna urang alus, migawena ku cara alus, nu migawena oge kudu aralus. kade sing ati-ati bilih aya kuda numpak delman, anehnya paribasa na? ah da kuring teu arapal paribasa sunda teh ges jarang langka nu make jeung ngajarkeunna ayeuna mah. bade tumaros kanu ngarartos pami saentosna ngadegna Kab. Tasela saha nu bade mingpina? kahade ulah matak beuki ripuh tibatan deunget ayeuna. sing mekar anjen mikir, sing janglar anjeun diajar, ulah keueng ku leuweung, ulah atoh mun ges wanoh. ah ieu mah panya tungtungna akur we.., apan cigah pidawuh sepuh, nupuguh mah teu pararuguh. he.. he.. (seuri minangka namah kuring teh) tapi lain rek nyengserikeun tapi nyengseurian.

  5. Abin
    20 November 2009 pukul 16:59

    Alhamdullialah, ternyata keinginan dari warga Tasikmalaya Selatan untuk menjadi daerah otonom sudah menjadi sebuah wacana, malahan sudah ada pertemuan tokoh-tokoh tasikmalaya selatan.

    “Selama ini Pemkab Tasikmalaya tidak pernah alergi dengan wacana pemekaran Tasik Selatan, karena pada dasarnya hal ini telah di atur dalam undang-undang”ujar Hidayat. Keterbukaan dari pihak pemerintah kab. tasikmalaya yang diutarakan oleh beliau selaku wakil bupati merupakan merupakan nilai plus dari sebuah awal dari perjuangan.

    Mengingat sampai saat ini Pemkab Tasikmalaya sendiri cenderung menghadapi kesulitan dalam pengelolaan wilayah, selain itu juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat seperti misalnya porsi pembangunan daerah yang akan jauh lebih besar di bandingkan sebelumnya. Di samping pelayan publik yang akan jauh lebih baik. Cerminan ini merupakan ketidakmampuan dan ketidakberdayaan pemkab tasikmalaya dalam mengelola daerah yang begitu luasnya.

    Sumber Daya Alam tasikmalaya selatan yang cukup besar akan mendukung perjuangan ini, namun besar-nya sumber daya alam tidak akan berarti apa-apa jika sumber daya manusia yang meng-explornya tidak mempunyai kemampuan yang diharapkan.

    Terus berjuang untuk pembentukan daerah OTONOMI TASIKMALAYA.

    Untuk mendukung perjuangan ini bergabunglan di group “FACEBOOKER UTK OTONOMI TASIKMALAYA SELATAN”

    Wassalam

  6. herdi
    30 Desember 2009 pukul 19:05

    sebagai salah seorang yang lahir dan besar di TASELA saya tentunya sepakat dengan rencana pemekaran.pertama pembangunan daerah akan mendapat porsi lebih besar,pelayanan baik administrasi maupun yang lainnya akan semakin mudah dan gampang di jangkau oleh masyarakat,kemudian banyak pengangguran yang kemudian akan serta merta menjadi pejabat.he….he…,tapi yang paling penting di perhatikan pasilitas coy sudah memadai belum.?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: