Beranda > Umum > KARANGNUNGGAL BUTUH TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH

KARANGNUNGGAL BUTUH TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH


Karangnunggal. Seiring dengan menggeliatnya roda perekonomian dan pembangunan di wilayah Karangnunggal, sudah saatnya pemerintah memikirkan dan merencanakan pembangunan Tempat Pembuangan  Akhir (TPA) bagi sampah yang berasal dari warga sekitar Karangnunggal. Saat ini tempat pembuangan sampah sementara yang terdapat di wilayah Desa Karangmekar sudah tidak bisa menampung lagi sampah. Pembuangan sampah yang dikelola oleh pemerintah Desa Karangmekar   ini berlokasi di Cisaga dan keberadaannya sudah tidak layak lagi sebagai tempat pembuangan sampah. Mengingat dekat sekali dengan perkampungan penduduk serta meluber ke jalan. Menurut Nanang Gani warga Karangmekar, sebenarnya Tempat pembuangan sampah yang ada di wilayah desa Karangmekar ini baru sebatas dipergunakan oleh warga sekitar Pasar Rancabakung saja, “ Yang membuang sampah dilokasi ini hanya warga sekitar pasar dan terminal Rancabakung dan sampah yang terkumpul sudah sebanyak itu, tak terbayang kalau misalnya warga lain di luar lokasi tersebut ikut membuang ke sana, wah bisa menggunung tuh sampah”, ujarnya.

Sementara itu Muhaemin warga Desa Karangnunggal yang merupakan desa tetangga Karangmekar mengharapkan Tempat Pembuangan Akhir bagi sampah penduduk ini sudah harus segera direalisasikan, mengingat saat ini tingkat kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan sudah kurang dihiraukan lagi. ”Bila perlu kalau sudah ada TPA di adakan retribusi sampah dan sediakan kendaraan pengangkut sampahnya”, ujarnya.

Mencermati keluhan keluhan tersebut sudah saatnya bagi pemerintah Kecamatan Karangnunggal  untuk segera membangun Tempat Pembuangan Akhir sampah, yang mana ini merupakan pekerjaan rumah yang harus segera  direalisasikan. (Yedi)

Kategori:Umum
  1. Nurman
    19 Januari 2010 pukul 13:55

    Leres pisan eta teh pa, sok tingal ari wengi, seueur masyarakat susulumputan miceun runtah kawalungan, waduuuuuh pisakumahaeun kapayuna daerah urang lamun runtah dipiceun sambarangan kitu. hayu ah urang geura pikirkeun tempat jang TPA !

  2. Om kucay
    19 Januari 2010 pukul 14:58

    Eta bener karak kapikir ayeuna nya, runtah teh ti kamari lung lung w kawalungan, mmhh sigana walungan anu caina beresih teh kiwari tingal wa’asna. Hayu urang dukung ku sarerea supaya gancang di bangun TPA di wilayah urang, supaya rahayat teu samena-mena miceun runtah.

  3. Xcha Rotten
    20 Januari 2010 pukul 21:56

    buanglah sampah pada tempatnya….
    jagalah kebersihan lingkungan anda…
    segera musnahkan sampah dengan membakarnya…
    pisahkan sampah Organik dan Non Organik ….
    siapa tau kalo diolah sampah Organik bs jd Pupuk Organik…
    dan sampah non organik bs didaur ulang….
    bersihnya TASELA itulah idaman bagi warga TASELA itu sendiri…
    GO GREEN…

  4. 18 Mei 2011 pukul 18:28

    sudah saat nya pemerintah mengembangkan pengolahan sampah terpadu yang di fokuskan pada pengolahan sampah di tempat pembuangan sampah sementara.banyak alternatif teknologi yang bisa di terapkan misal;pengomposan,recycle,dan inicerator

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: