Beranda > Umum > RUMAH DINAS DOKTER PKM KARANGNUNGGAL MINIM SARANA PENERANGAN

RUMAH DINAS DOKTER PKM KARANGNUNGGAL MINIM SARANA PENERANGAN


Sangat disayangkan tahun demi tahun rumah dinas Puskesmas Karangnunggal apabila malam tiba keberadaannya menimbulkan kesan angker dan tidak berpenghuni. Apa sebab?

Hasil penelusuran tim Taselamedia di lokasi, ternyata penyebabnya lokasi rumah dinas dokter Puskesmas Karangnunggal yang sekaligus sebagai tempat prakter dokter pada malam hari suasananya sangat gelap sekali hal ini disebabkan di lokasi tersebut tidak dilengkapi sarana penerangan yang maksimal.

Tahli (59) salah seorang penduduk setempat menyayangkan kurangnya kepedulian pengelola untuk memberikan penerangan di halaman maupun di pintu gerbang masuk rumah dinas tersebut. ´Alangkah enak dipandang apabila di lokasi tersebut terdapat penerangan yang cukup, ini mah boro-boro penerangan, rumput saja sampai gamblung”, ujarnya kepada tim Taselamedia.

Sementara itu menurut Undang Maroko (52) masih penduduk sekitar lokasi, dirinya berharap kepada petugas yang berkompeten dalam menangani permasalahan tersebut untuk segera turun tangan tidak membiarkan permasalan ini berlarut-larut. “ Saya setiap malam, karena gelap tanpa ada penerangan terpaksa harus mengawasi lokasi tersebut karena dikhawatirkan dijadikan tempat anak-anak nakal bersembunyi mengkonsumsi miras, mengingat suasana lokasi yang gelap” jelasnya.

Kekhawatiran kekhawatiran dari masyarakat tersebut memang perlu ditindaklanjuti oleh pihak yang terkait, mengingat hal tersebut sebagai wujud kepedulian warga sekitar terhadap keberadaan rumah dinas tersebut. Mudah-mudahan saran,keluhan,kritik dari warga ini segera di respon oleh pihak yang terkait.  Kita tunggu.  (Tim)

Kategori:Umum
  1. Xcha Rotten
    7 Februari 2010 pukul 22:05

    mungkin sekarangkan dengan berhemat Listrik kita tidak perlu sosialisasikan melalui Puskesmas…^_^ Piss Bro

  2. Nurman
    7 Februari 2010 pukul 22:18

    atau mungkin juga mereka beternak Hantu, ihhhhh takuuuuuut

  3. ghjtg
    3 Maret 2010 pukul 21:25

    dokterna peliit..kantun we tarip mahal..makana teu payu dokter lufimah

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: