Beranda > Umum > BANJIR KEMBALI LANDA TASELA

BANJIR KEMBALI LANDA TASELA

Akses Jalan Cidadap-Sindangreret di Desa Cikupa terputus oleh genangan banjir setinggi lebih dari dua meter

Rumah terendam banjir di Desa Karangnunggal Dusun Karangnunggal RT. 01

Karangnunggal. Hujan yang mengguyur Tasikmalaya Selatan sepanjang Jumat malam (13/08) menyebabkan ratusan hektar sawah, puluhan rumah, dan akses jalan terendam di beberapa tempat.

Pantauan Taselamedia di wilayah Kecamatan Karangnunggal Sabtu pagi (14/08) air masih tinggi menggenangi areal areal pesawahan dan rumah rumah penduduk serta mengakibatkan akses jalan raya Sindangreret – Cidadap terputus di daerah Cikeruh Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal.

Menurut Kades Cikupa Iwan, air mulai naik ke pemukiman penduduk di wilayahnya sejak pukul 03.00 WIB dan untuk menghindari jatuhnya korban pihaknya mengungsikan para korban ke tempat yang lebih aman.

“Meskipun wilayah Cikeruh sering menjadi langganan banjir, tetapi menurutnya banjir kali ini merupakan banjir terbesar yang pernah di alami”, ujar Iwan.

Iwan pun mengharapkan kepada pihak pengelola Bendungan Padawaras untuk melakukan system buka tutup pintu air bendungan, sebagai antisipasi meluapnya air di wilayahnya. Berdasarkan keterangan dan fakta dilapangan, air yang meluap di wilayah Cikeruh berasal dari  Sungai Cilangla  yang masuk ke lokasi bendungan. Yang otomatis apabila hujan besar daerah Cikeruh dan sekitarnya menjadi daerah genangan dari Bendungan tersebut.

Sementara itu Ujang Yayat salah seorang tokoh masyarakat Cikupa mengharapkan pihak pemerintah segera mencarikan solusi terhadap putusnya akses jalan Cidadap-Sindangreret, mengingat jalan tersebut jalan yang cukup ramai dilewati warga dari lima desa yang ada di jalur jalan tersebut.

Di Desa Karangnunggal ada delapan rumah tergenang sampai setinggi 2 meter di Dusun Karangnunggal RT 01 dan 07, menurut salah seorang staf desa Rono, pihak desa telah mengungsikan para korban ke tempat yang di anggap cukup aman.

Di temapat terpisah banjir juga mengakibatkan jalan raya Tasikmalaya Cipatujah di Kampung Cipanangga dan Cigaru Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal tergenang air dan menyebabkan arus lalu lintas sempat terhambat.

Robidin salah seorang penduduk Cipanangga menjelaskan bahwa sekitar jam 03.30 WIB air sempat  naik sampai selutut orang dewasa  dan melintasi jembatan sehingga dirinya sempat merasa was was dan panik. “ Selama saya tinggal di wilayah ini bertahun tahun baru tadi Subuh saya melihat air setinggi ini” ujar Robi.(Yedi)

Banjir menggenangi jalan raya Tasikmalaya-Cipatujah di Kampung Cipanangga Desa Cikukulu Kec. Karangnunggal

Kategori:Umum
  1. 14 Agustus 2010 pukul 17:24

    izin share kang… hatur nuhun

    • Yedi
      14 Agustus 2010 pukul 18:38

      Ok Kang dengan senang hati

  2. Pey-Ank
    14 Agustus 2010 pukul 21:29

    ya namanya juga bencana, biasanya bencana kan anugrah. skr kita intropeksi diri dan mulai mau Kerja bakti dan bersosialisasi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. percuma ada dinas terkait, tidak punya solusi atas banjir ini.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: