Beranda > Umum > 15 TAHUN “BERJUANG” MEMPERBAIKI JALAN

15 TAHUN “BERJUANG” MEMPERBAIKI JALAN

Tampak dalam fhoto, Subarna dan Juhana sedang mempersiapkan batu untuk memperbaiki jalan

Berawal dari kepedulian Subarna (55) warga Desa Setiawaras Kec. Cibalong, terhadap keadaan kondisi jalan yang tidak layak, sekitar 15 tahun lalu. Subarna pun mulai berpikir untuk ikut memperbaiki jalan, walaupun hanya dengan tangan secara manual. Tidak lama kemudian Juhana (40) ikut peduli dan bergabung dengan Subarna untuk memperbaiki jalan. Akhirnya kedua warga desa Setiawaras tersebut mulai memperbaiki jalan sejak 15 tahun lampau. “ari ngawitana mah kapungkur teh, pedah jalan butut, seueur logak, teras seueur nu cilaka, gara-gara butut jalana. Abdi teh asa kapanggil jang nambalan nu lombang jeung logak, ngawitana mah teu aya nu masihan artos, jeung teu kaemut perkawis nu kitu mah. Tapi lami-lami seueur nu masihan, pami tina motor atawa mobil sok rajeun aya nu ngalungan. Teras bae dugi ka ayeuna tos 15 tahunan” ungkap Subarna mengisahkan awal mula kegiatannya. Juhana pun bahkan menambahkan “ pokona mah abdi ngawitan ngiring ngomean jalan teh, tingawitan budak nembe kokorondangan, ayeuna tos lulus Tsanawiyah, malah tos damel di Arab Saudi”.

Hasil kerja keras Subarna dan kawan kawan dalam memperbaiki jalan dapat dirasakan oleh seluruh pengguna jalan

Dimulai dengan mengambil sejenis batu cadas yang lebih kuat, dari tanah milik tetangganya secara cuma-cuma, namun untuk transportasi angkut batu ke lokasi, karena cukup jauh maka menggunakan jasa angkutan, dan biayanya ditanggung berdua. Kemudian Juhana bertugas untuk memecahkan batu menjadi lebih kecil sesuai dengan kebutuhan dan keadaan kerusakan. Sementara Subarna bertugas untuk menambal kerusakan-kerusakan pada jalan dengan menggunakan batu yang di pecah Juhana. Hasil kerja mereka berdua terbukti rapih dan dapat menjadikan jalan beraspal yang berlubang tersebut menjadi lebih rata. Kekuatan batu Cadas yang digunakan untuk menambal ternyata mampu bertahan sampai lebih dari satu tahun.
Tidak hanya menambal jalan, Subarna dan Juhana bahkan memiliki visi yang jauh kedepan, untuk melindungi jalan yang mereka cintai. Keduanya kerap kali menanam pohon-pohon disepanjang tepi jalan yang mereka perbaiki. “abdi oge melak tatangkalan di sisi-sisi jalan, aya tangkal albiso, aya oge tangkal jati, ari maksudna mah supaya jalan teu longsor, ari perkawis kai na maha jaga, mangga teh teuing bade dianggo kusaha bae oge, asal jang kapentingan umum” ungkap Subarna sambil menunjuk ke arah pohon-pohon yang berjajar disepanjang jalan, yang sudah mulai tinggi.
Ketika ditanyakan mengenai perhatian pemerintah terhadap keadaan jalan yang mereka perbaiki, kedunya menerangkan bahwa status jalan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten, Keduanya juga membenarkan bahwa dari pihak PU seringkali mengontrol ke wilayah mereka, bahkan beberapa tahun ke belakang sempat diaspal lagi, tapi karena sering dipakai, menjadi rusak lagi.
Dari kegiatannya tersebut, subarna mengaku tidak pernah memaksakan kepada para pengguna jalan untuk membayar, namun dirinya seringkali menerima uang “saridona” dari para pengguna jalan. Rata-rata mereka masing-masing memperoleh uang sebesar 10-20 ribu per hari. (Yudi S)


Kategori:Umum
  1. manusia Perihatin
    17 Agustus 2010 pukul 21:50

    T O P banget neh Orang…. di dunia yang penuh kebusuckzan zaman begini masih ada yang mau sukarela membantu sesama…. apakah pemerintah peduli dengan mereka berdua…. minimal dapat penghargaan2 sebagai pahlawan lingkungan hidup keck, atau apaan gitu..

  2. TB
    18 Agustus 2010 pukul 20:09

    Alhamdulilah ternyata masih ada sosok manusia yang mulia dan Ihklas untuk berjuang mengenai kebutuhan lingkungan dan Masyarakat nya ” itulah Pejuang masa kini ” karena Belanda sudah hengkang dari bumi pertiwi Berjuang jaman sekarang adalah berbeda dgn dulu dulu angkat senjata , sekarang angkat batu dan martil Bravo SUBARNA DKK

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: