Beranda > Umum > Bertaruh Nyawa ala Ojeg Palang ” Kendaraan Alternatif Tembus Pelosok Culamega “

Bertaruh Nyawa ala Ojeg Palang ” Kendaraan Alternatif Tembus Pelosok Culamega “


Bagi masyarakat Tasela, ojeg palang adalah kendaraan istimewa yang begitu populer. Nyaris di setiap pelosok daerah ini, ojeg palang begitu mudah dijumpai. Misalnya di sekitar Kecamatan Culamega seperti Desa Cikuya dan Cintabodas.

Atau di Kecamatan Cipatujah, seperti Desa Nagrog, Cikawungading, Pemeutingan, dan Sukahurip. Begitu juga di Kecamatan Bantarkalong, meliputi Desa Wangunsari dan Parakanhonje khususnya di sekitar kampung Sudapala yang terletak diatas gunung. Tak heran, banyak yang meyakini ojeg palang sebagai kendaraan khas wilayah Tasela.

Kenapa mesti Ojeg Palang? Dan hanya dikenal wilayah ini? Mungkin karena jalan-jalan di pelosok wilayah Tasela memang buruk. Sebagian besar, masih berupa jalan kasar dengan bebatuan terjal yang menanjak sekaligus menurun ektrem. Baru-baru ini saja sebagian jalan tersebut dibangun dengan PNPM Mandiri, tetapi sebagian lainnya masih memprihatinkan.

“Kondisi jalannya memang rusak dan sempit ga karu-karuan. Sehingga tak mungkin pakai kendaraan lain seperti mobil. Akhirnya kami gunakan akal, walaupun resikonya memang nyawa  taruhannya,”ungkap Adeng Pengojeg Palang warga Desa Cintabodas kecamatan Culamega.

Adanya resiko yang berbahaya bukan tak disadari para pengojeg palang. Adeng mengaku bukan sekali dua kali jatuh dan tertimpa beban yang diangkutnya. Tak tanggung-tanggung, angkutan yang dibawanya berupa kayu balok, atau tumpukan buah pisang dan kelapa. Luka memar dan berdarah bahkan terkilir hingga patah kaki menjadi peristiwa yang biasa di kalangan mereka.

“Kalau masalah celaka itu sudah resiko. Mau gimana lagi, memang ini pakasaban kami,”timpal Andri, pengojeg palang lainnya.

Resiko paling parah saat musim hujan tiba. Jalanan menjadi licin dan penuh resiko jatuh. Karenanya, ban motor biasanya dililiti dengan tambang plastik. Mungkin ini untuk menyiasati agar ban mampu mencengkram jalanan dengan kuat. Soalnya, ban bergerigi khusus tampaknya tak mampu mereka beli.

Sementara, sepeda motor yang digunakan juga tak sembarangan. Biasanya mereka menggunakan jenis 2 tax, seperti Yamaha RX King. Karena kalau kendaraan jenis bebek jelas tak akan kuat menaklukkan medan terjal dan beban angkut berat. Disebut ojeg palang karena body motor dipasangi 2 buah kayu melintang untuk menampung beban muatannya.

“Kalau untuk mengangkut orang, itu jarang. Biasanya kalau ada acara pertandingan bola, anak-anak muda baru naik ojeg palang. Lagipula untuk daerah sini sudah banyak juga yang punya sepeda motor masing-masing,”tambah Adeng.

Adeng juga jelas berharap, agar jalan-jalan di daerahnya segera dibangun pemerintah. Dia juga mengaku sudah bosan menyandang gelar sebagai warga pelosok yang terisolir. Kalau jalanan sudah beraspal mulus, kemungkinan dia beralih profesi menjadi tukang ojek biasa, yang Cuma mengangkut manusia. (Kanjeng Mareta)

 

 

Kategori:Umum
  1. djedjen
    31 Maret 2012 pukul 10:42

    Mudah2an segera diperbaiki……

  2. 28 Desember 2012 pukul 20:30

    Mohon d perhatikan jalan dari sindangreret menuju cidadap, jalan nya parah sekali
    Terimakasih

  3. 28 Januari 2013 pukul 19:21

    Klo d bikin jln raya tembus culamega mungkin bisa jdi tempat rekreasi sekaligus mencegah terjadi’a kecelakaan ojeg palang trsbut.
    Terima kasih

  4. 28 Januari 2013 pukul 19:22

    Klo d bikin jln raya,cigaru tembus culamega mungkin bisa jdi tempat rekreasi sekaligus mencegah terjadi’a kecelakaan ojeg palang trsbut.
    Terima kasih

  5. 3 Februari 2013 pukul 04:53

    Yesterday, while I was at work, my sister stole my iphone and tested to see if it can survive a forty foot drop, just so she can be a youtube sensation.

    My apple ipad is now broken and she has 83 views. I know this is completely off topic but I had to share it with
    someone!

  6. 2 Agustus 2013 pukul 06:04

    Quality articles is the secret to invite the people to go to see the web page, that’s what this website is providing.

  7. 3 Juli 2014 pukul 22:03

    Do you mind if I quote a couple of your articles as long as I provide credit and sources back to your site?
    My blog site is in the very same niche as yours and my users
    would genuinely benefit from some of the information you present here.
    Please let me know if this okay with you.
    Thank you!

  8. 10 Agustus 2014 pukul 01:32

    Good post. I definitely appreciate this website.
    Keep writing!

  9. irvan
    27 Agustus 2015 pukul 17:33

    saya warga cipari knpa jembatan kga di betulin

  10. 9 Oktober 2015 pukul 20:52

    Shop for shoes, boots, and clothing on the official Timberland online store.
    Select from a large collection of hiking boots and boat shoes
    http://Timberlandcompany.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: