Beranda > Umum > Kursus Wira Usaha Desa di PKBM Kharisma Cipatujah

Kursus Wira Usaha Desa di PKBM Kharisma Cipatujah



Cipatujah-Wilayah Tasikmalaya Selatan merupakan  daerah yang memiliki potensi pengembangan usaha peternakan yang memadai. Salah satunya adalah sector usaha bebek petelur, karena disamping bernilai ekonomis tinggi juga didukung kultur masyarakat dan kondisi alam yang memadai. Di wilayah ini tersedia pakan alami serta adanya pengairan alami yang cukup.

Demikian terungkap dalam acara pelatihan Kursus Wira Usaha Desa (KWD) yang digelar di secretariat PKBM Kharisma Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah, kemarin. Acara terselenggara kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya dengan stake holder peternakan setempat. Dalam kesempatan tersebut  hadir pula  Kasie PLS Disdik Atang SPd dan Camat Cipatujah Najmuddin Azis SIP.

“Mudah-mudahan hal ini berkelanjutan dan bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, dengan tercipatanya sektor wirausaha peternakan,”terang Camat Azis dalam sambutannya.

Dia mewanti-wanti, agar upaya tersebut jangan hanya semarak saat pertama kali belaka. Soalnya banyak contoh, program yang bersifat bantuan dari pemerintah tidak bertahan lama.

“Jangan sampai kalau pas datang bantuan saja ramai. Soalnya saya banyak contoh, misalnya bantuan tanaman yang pernah diberikan pemerintah pada akhirnya selalu dilaporkan gagal. Alasannya banyak, seperti tanaman mati, akibat kekeringan. Padahal kalau saya tengok, kok tanaman milik sendiri malah bagus-bagus, beda dengan tanaman hasil bantuan. Jadi saya minta, perlakukan program bantuan ini layaknya merawat milik sendiri,”katanya.

Sementara itu, Atang SPd dalam sambutannya mengatakan program sejenis ini disenggarakan di beberapa PKBM di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Hanya saja, bantuan dan programnya yang berbeda-beda macamnya.

“PKBM Kharisma dalam pelaksanaan program tersebut kebetulan mendapat jatah 25 orang untuk mengikuti pelatihan ini. Sebetulnya biasa dilaksanakan dalam waktu 2 bulan, bahkan bilamana mendesak bisa dilaksanakan dalam waktu  satu minggu. Soal  waktu sebenarnya flexible, yang penting materi semua bias disampaikan dengan baik,”katanya.

Sementara itu Rosid salah seorang  PPL yang bertugas di  wilayah Cipatujah menyampaikan, wilayah Tasikmalaya Selatan memiliki kecocokan untuk pengembangan budidaya bebek peterlur. Pakan alami seperti keong emas, ikan, dedaunan, dan lain sangat mudah didapat. Hal ini menjadi lebih pas lagi dengan didukung  dengan adanya areal pesawahan dan sungai sebagai sarana. Bahkan dia mengatakan, hasil produksi bebek yang diberi makanan alami jauh lebih produktif dan berkualitas ketimbang makanan pabrik seperti pur atau BR. (Kanjeng Mareta)

 

Kategori:Umum
  1. 28 November 2010 pukul 20:36

    Kegiatannya mantap pak
    patut dilanjutkan pak ke desa-desa yang berpotensi lainnya..🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: