Beranda > Umum > WAGUB JABAR BATAL HADIRI SYUKUR LAUT DI PAMAYANGSARI

WAGUB JABAR BATAL HADIRI SYUKUR LAUT DI PAMAYANGSARI

Acara Larung Jampana pada kegiatan syukut laut warga Pamayangsari


Cipatujah-Pesta Syukur Laut warga pantai Pamayangsari Kecamatan Cipatujah kembali digelar, tradisi adat lokal yang digelar setiap akhir tahun ini, untuk tahun ini dirayakan secara sederhana. Beberapa pejabat penting yang semula direncanakan hadir, seperti Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf ternyata batal hadir di lokasi perayaan. Demikian juga Bupati dan Wakil BupatiTasikmalaya tak terlihat menghadiri acara tersebut.

Dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir, bupati menjelaskan bahwa acara syukur laut warga Pamayangsari merupakan salah satu asset budaya yang bernilai pariwisata tinggi dan harus terus dikembangkan. Pihak Pemkab juga katanya saat ini fokus untuk membangun infrastruktur sepanjang pantai Tasela sebagai bagian dari proyek Jabar Selatan. Saat ini, melalui Dinas Pariwisata dan Budaya, telah dibangun beberapa infrastruktur pariwisata di beberapa titik. Mulai dari pantai Bubujung di Desa Ciheras , pantai Cipatujah, dan  Pantai Sindangkerta. Di sektor perikanan laut, pihaknya juga akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur seperti pelabuhan dan berbagai fasilitas nelayan lainnya.

Pentas Seni dalam perayaan Syukur Laut Nelayan Pamayangsari Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya

Usai sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan upacara adat, disertai tarian-tarian diiringi musik Sunda, serta penampilan Ki Lengser. Puncaknya, larung jampana ke tengah lautan dengan perahu dari mulut Pelabuhan. Disayangkan dalam pagelaran syukur laut kali ini,  beberapa penampilan seni seperti Pencak Silat, Lais, ataupun seni Sunda buhun seperti tahun-tahun sebelumnya tidak nampak digelar.

“Syukur Laut ini pada dasarnya syukuran para Nelayan Pamayang. Jadi walaupun sederhana, tetapi tidak mengurangi makna dan rasa syukur kami pada yang Maha Kuasa,”terang Dedi Mulyadi, Ketua HNSI DPC Tasikmalaya, kepada wartawan disela-sela acara.

Rasa syukur para nelayan , saat ini sangat besar,semenjak pembangunan dermaga nelayan tahun 2007 lalu hingga saat ini ada peningkatan yang siginifikan, baik hasil tangkapan maupun kesejahteraan dari nelayan meningkat, hingga sekitar 400%, dengan produksi harian sekitar 15 hingga 20 ton ikan. Karenanya, para nelayan setempat mampu menyumbang PAD yang cukup besar setiap bulannya kepada pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Kedepan katanya, pihaknya berharap pengembangan eksploitasi Sumber Daya Kelautan terus dikembangkan mengingat potensi yang tergali hingga kini baru berkisar 10 % saja. (kanjeng mareta)

Kategori:Umum
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: