Beranda > Umum > SDN SUKARAME KONDISINYA MEMPRIHATINKAN

SDN SUKARAME KONDISINYA MEMPRIHATINKAN

“Guru Sukarela Mengumpulkan Sebagian Gajinya Untuk Memperbaiki Sekolah”

Karangnunggal. Sungguh memprihatinkan, itulah yang terucap ketika tim Taselamedia secara tak sengaja mampir di Sekolah Dasar Negeri Sukarame Desa Sukawangun Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Sekolah SDN Sukarame,  Sudaryan, S.Pd. M.Si. ketika ditemui di tempat kerjanya beberapa hari yang lalu mengatakan bahwa kondisi sekolahnya ini sudah berlangsung lama, bahkan sudah sering mengajukan perbaikan tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan kapan sekolahnya akan diperbaiki.

Menurut Sudaryan, sekolahnya pernah mendapatkan bantuan dari DAK tahun 2006 tetapi itu hanya untuk satu lokal ruangan kelas saja.

Sudaryan pun menjelaskan, bahwa ketika hujan turun kegiatan belajar mengajarpun terpaksa terhenti karena air hujan masuk ke ruangan kelas, hal ini diakibatkan ruang kelas di sekolah tersebut  tanpa langit langit. “Upami hujan ageung cai hujan sok iris ka lebet ruangan kumargi teu ngangge lalangit sareng kentengna teu di wuwung”, keluhnya.

“Supaya proses kegiatan belajar mengajar di sekolah kami tetap berjalan, kami beserta rekan rekan guru di sekolah ini secara sukarela mengumpulkan sebagian gajinya untuk dipergunakan memperbaiki bangunan sekolah ini, ungkap Sudaryan.

“Ini murni dari hati nurani kami sebagai pengajar dan tanpa ada keterpaksaan, ada yang menyumbang dengan pasir, semen, batu bata, upah untuk tenaga pekerja, bahkan ketua komitenya pun turut andil menyumbang berupa kayu dan kusen”, jelasnya.

Disinggung partisipasi dari orang tua murid terhadap pelaksanaan perbaikan sekolah ini, lebih lanjut Sudaryan menjelaskan bahwa pihaknya sampai saat ini tidak berani memungut iuran sepeserpun dari orang tua murid.

“ Kami takut hal tersebut melanggar ketentuan yang telah diberlakukan oleh pemerintah, bahwa sekolah dalam hal ini tidak diperbolehkan memungut iuran dari siswa, sehingga nanti persepsinya jadi lain, ujarnya miris.

Tetapi jelas Sudaryan, pihak orang tua murid pun  ada kepedulian ikut membantu sekolah, kebanyakan mereka membantu dengan tenaga, seperti tukang tembok, tukang kayu dan lain sebagainya.

Sudaryan berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi sekolahnya tersebut dan berharap secepatnya pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten merehabnya tanpa harus menunggu bangunan sekolah ambruk. (Yedi/Eka)


 

 

Kondisi ruang kelas tanpa langit langit, sehingga kalau hujan turun, murid terpaksa di ungsikan dahulu ke tempat yang teduh

 

Kategori:Umum
  1. manusia Perihatin
    13 Januari 2011 pukul 01:40

    kini sudah bukan saatnya lagi bicara ke agamaan “Religius Islami” tapi Kemanusiaan yang hakekatnya harus segera di Tolong…..

  2. cep badru
    14 Januari 2011 pukul 19:25

    Hebat si akang, begitu sampai langsung bilang “SUNGGUH MEMPRIHATINKAN!”, o yeah??? paling oge urang Rancamaya mah bilang, “EULEUH2 MANI GUBAL GABEL EUY,” heheheh.. maaf canda, ya…
    Tapi liputannya tajam, bos. moga-moga pejabat or politisi pada baca tuh.. ngomong aja anggaran pendidikan 20%, lolobana mah korupsi…

  3. asep
    15 Januari 2011 pukul 12:01

    Salah sih SDN coba nama sekolah nya Mdrasyah , Pasti Gampang Dapet sumbangan SARAG ,,,Apalagi kalo Profosalnya dibawa sama yang Pake Sorban , sambil bawa tasbih cepet deh keluar BANTUAN,, Ini kan Kab Religius Islami,,

  4. Sakit Jiwa
    16 Januari 2011 pukul 19:37

    kalo misalnya tuk bantuan SARAG = Sarana Agama… berarti Agama Kristen, Protestan, Budha, Hindu dan KongKhucu dapat bantuan juga Dong..!!!!
    ceik… nanti akan saya undang agama lain tuk minta bantuan ke BUPATI TASIKMALAYA …….

  5. deadly
    17 Januari 2011 pukul 02:49

    Bozz… Tasik itu Religius Islami jadi Sarana Agama hanya untuk Prasarana Agama Islam saja. tapi saya sangat Prihatin melihat sarana pendidikan untuk menciptakan manusia2 penerus bangsa, dimana Rakyat miskin selalu miskin, yang kaya makin kaya. Pendidikan Tanpa batas bukanlah untuk rakyat Pembodohan sampai jadi mayat

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: