Beranda > Umum > HANYUTKAN KAYU NGIRIT BIAYA

HANYUTKAN KAYU NGIRIT BIAYA

Dedi (paling depan) dan konco-konconya sesama buruh pikul kayu sedang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan di sungai Cipari DesaCipanas/Ciheras Kecamatan Cipatujah. Cara ini jauh lebih efisien karena memanfaatkan arus sungai dari hulu ke hilir. Bahkan lebih menyenangkan karena naik kayu hanyut. Disisi lain, cara ini juga lebih efektif, lebih hemat ongkos. Biasanya di daerah Tasela pengangkutan kayu hasil tebangan para pengebun kayu ini, memanfaatkan tenaga ojeg palang. Di bagian hilirnya, tak jauh dari jembatan gantung Sungai Cipari, kayu-kayu itu baru diangkat ke darat. Di lokasi ini terdapat lokasi penampungan kayu-kayu tersebut, milik para bandar.
Kayu-kayu ini kemudian diangkut menggunakan truk, langsung ke jalan raya Sancang. Setelah itu, disebar ke berbagai pabrik penggergajian kayu yang tersebar di seluruh Tasela. Desa Ciheras dan Cipanas sendiri terkenal sebagai daerah penghasil kayu-kayu bahan bangunan dengan kualitas terbaik di Tasela. Termasuk berbagai jenis kayu keras dari gunung semacam Jati, Mahoni, juga kayu Heras, Jenis kayu terakhir bahkan digunakan sebagai nama Desa : Ciheras. Tak hanya itu, di daerah ini  menjadi semacam surga bagi usaha perkebunan kayu milik masyarakat, didukung oleh daerahnya yang termata luas sekitar 2 ribu hektar lebih jika dibandingkan dengan wilayah lain di Tasela,  Jumlah penduduknya pun masih terhitung sediki rata-rata dibawah kisaran 4 ribu orang.  tambah lagi kondisi tanahnya yang gembur, belum terkontaminasi pencemaran limbah industri kimia.
Menurut banyak warga sekitar, banyak orang yang mendadak kaya raya menjadi pebisnis kebun kayu. Harga tanah disini masih murah meriah, satu bidang  tanah hanya seharga Rp 300 ribu per bata. Satu hektar tanah, mungkin hanya butuh uang dibawah 10 juta. Satu hektarnya bisa ditanami ribuan pohon albasia. Dalam jangka waktu sekitar 5 hingga 6 tahun, kayu albasia bisa dipanen dan laku dijual bersih hingga  diatas Rp 100 juta. Itu cuma dari kayunya. Wanna try it?
(Mareta)

Kategori:Umum
  1. deadly
    12 Februari 2011 pukul 09:25

    ayo teman2 menanam Pohon, dan lestarikan Hutan Rakyat ini……

  2. cep badru
    22 Februari 2011 pukul 18:06

    diam diam menghanyutkan, ohh..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: