Beranda > Umum > SEORANG PEMUDA TEWAS SAAT SEDANG MENCARI IKAN

SEORANG PEMUDA TEWAS SAAT SEDANG MENCARI IKAN


Tasela. Hamid (17) warga kampung Bojongnangka Desa Singkir Kecamatan Cikalong sekitar pukul 17.00 WIB kemarin tewas akibat  tenggelam di talancah (rawa-rawa pinggir laut) saat tengah mencari ikan bersama rekan-rekan satu kampungnya di sekitar pantai Desa Cidadap Kecamatan Karangnunggal .

Salah seorang staf desa Cidadap, Haer yang ditemui di lokasi kejadian menjelaskan bahwa tenggelamnya Hamid baru diketahui warga menjelang waktu maghrib saat suasana mulai gelap atau sekitar pukul 18.00 WIB. Masih menurut Haer, yang melaporkan terjadinya musibah tersebut adalah rekan-rekan Hamid yaitu Rohman, Deni, dan Mumu. Ketiganya mengaku tengah mencari ikan di talancah tersebut bersama sama korban  di sekitar bangkai kapal yang teronggok akibat tenggelam beberapa tahun lalu.

“Ke tiga orang teman korban ketika di mintai keterangannya oleh perangkat desa seusai kejadian mengaku menemani Hamid menangkap ikan. Nah yang dua orang, naik di (bangkai) kapal, yang satu lagi nunggu di darat. Kalau yang menyelam cuma Hamid sendirian,”katanya.

Hamid sendiri menurut rekan rekannya, berani menyelam karena didorong oleh mimpinya semalam sehari sebelum kejadian. Dalam mimpinya, Hamid diberitahu oleh  seseorang yang di panggil Eyang, katanya kalau mau dapat ikan banyak harus menyelam di lokasi itu. Tak tanggung-tanggung, dia disuruh menyelam hingga setengah jam lamanya.

“Tetapi setelah ditunggu-tunggu hingga satu jam dari jam 5 sore sampai jam 6 magrib (jam 18.00), dia belum juga muncul. Akhirnya, teman-temannya ketakutan dan melapor sama warga,”jelas Haer.

Mendapat laporan tersebut, warga pantai Cidadap termasuk Haer sendiri, kemudian ramai-ramai menuju lokasi tersebut. Karena susana masih agak remang-remang senja, warga pun tak begitu kesulitan. Apalagi, genangan air di lokasi itu dalamnya hanya seleher orang dewasa. Setelah diselami, benar saja jasad Hamid ditemukan terselip diantara bangkai kapal tongkang tersebut.

Hingga berita ini disampaikan, mayat Hamid telah disemayamkan di rumah Edi, salah seorang keluarga dekatnya, tak jauh dari lokasi musibah yang menimpanya  itu.

Sementara itu, talancah itu sendiri merupakan lokasi tambang pasir besi yang direncanakan akan dieksploitasi dalam waktu dekat ini oleh PT MBG. Bahkan di lokasi inilah nantinya akan dibuat semacam mega proyek pembuatan dermaga internasional.

Kapolsek Karangnunggal AKP Wahyudin ketika di konfirmasi mengaku sudah mendapat laporan tersebut dari warga. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dan tim medis puskesmas Karangnunggal masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan mayat tersebut.(Mareta)

 

 

 

Kategori:Umum
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: