Beranda > Umum > WARGA BUNUH ANJING LIAR PEMANGSA KAMBING

WARGA BUNUH ANJING LIAR PEMANGSA KAMBING

 

Warga mengerumuni bangkai anjing yang berhasil di bunuh, di duga anjing liar ini adalah salah satu dari tiga anjing liar yang memangsa ternak kambing milik warga

Cipatujah-Warga kampung Desa dan Cadas Gantung Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah sore kemarin heboh dengan tertangkapnya anjing liar yang di duga memangsa domba warga akhir akhir ini. Seperti yang pernah diberitakan Taselamedia beberapa waktu yang lalu, warga di dua desa  ini, masing-masing Desa Bantarkalong dan Desa Tobongjaya kurang lebih  5 bulan terakhir ini diresahkan oleh teror binatang buas yang di duga anjing liar tersebut yang telah memangsa ratusan kambing milik para peternak. Karenanya, anjing liar yang mereka temukan ini secara spontan  langsung mereka bunuh, dan bangkainya digusur dengan kendaraan jeep.

Hal ini tentu saja mengundang perhatian warga setempat. Bangkai anjing berbulu agak kemerahan ini, teronggok di pinggir jembatan kampung Desa dan menjadi tontonan warga. Sebagian besar warga tampak senang karena nyaris dipastikan, teror anjing liar di desa mereka segera berakhir. Seperti yang di ungkapkan Enut, salah seorang peternak kambing yang kehilangan 2 ekor kambingnya yang mengaku di mangsa oleh anjing liar tersebut beberapa minggu lalu, “Alhamdulillah, akhirnya tertangkap juga anjing anjing pemangsa kambing ini,tetapi kawanannya masih ada 2 lagi,”ujarnya.  Namun Enut juga mengaku cukup ragu, apakah benar anjing tersebut hewan yang selama ini menteror mereka. Soalnya dari ciri-ciri fisiknya terlihat kurang cocok. Antara lain, postur badannya kecil bahkan terlihat kurus. Karenanya jauh dari kesan garang. Padahal setahunya, kawanan anjing liar pemangsa berjumlah 3 ekor dan berbadan besar, nyaris sebesar kambing.

Keraguan serupa disampaikan Eded, orang yang mengaku pertama kali menangkapnya. Dia menuturkan, anjing tersebut semula dipergokinya bersama temannya, Sadiman, sedang berada di kolong rumah panggung di sekitar perkampungan Cikareojaya. “Anjingnya menggereng terus dengan suara menyeramkan. Teman saya, Sadiman yang membunuhnya. Soalnya dia jengkel, kambingnya 2 ekor dimangsa. Entah benar tidaknya itu anjingnya (pemangsa). Yang penting katanya, anjing liar dan berwarna merah,”terang Eded. Anjing itu memang terlihat agak aneh. Pertama dari sorot matanya berwarna merah menyala, padahal biasanya kalau siang hari mata anjing tidak mengeluarkan cahaya. Disisi lain, di sekujur tubuhnya terdapat luka, dan moncongnya kecil, tidak seperti kebanyakan anjing biasanya. “tetapi saya tetap ragu, soalnya anjingnya kecil dan Cuma satu ekor. Padahal mereka selalu muncul sekawanan, dan warnanya juga hitam. Kalau yang ini kan merah,”katanya. (mareta)

 

Kategori:Umum
  1. cep badru
    27 Februari 2011 pukul 17:14

    wah sadis maen bunuh aja. jangan maen hakim sendiri donk. jangan2 cm korban fitnah, wah tdk berperi-kebinatangan, sadisss…

  2. revolt
    27 Februari 2011 pukul 21:06

    ya… namanya juga Binatang, saling bunuh sudah biasa….
    jadi manusia yang saling bunuh bisa disamakan dengan BINATANG…..

  3. yusup
    28 Februari 2011 pukul 17:51

    bagus lah kalau memang bener merugikanmah

  4. cep badru
    2 Maret 2011 pukul 19:54

    iya tapi seharusnya ghunakan asas praduga tak bersalah dong.. ini negara hukum mamen…

  5. 13 November 2012 pukul 04:10

    main bunuh aja, jancok!

    • penyayang binatang
      3 Desember 2012 pukul 16:49

      jangan langsung bunuh dong
      lihat dulu ciri cirinya
      dan bentuk badannya

  6. kukuh
    17 Maret 2013 pukul 19:42

    terlalu cepat menyimpulkan, dan mudah dihasut ,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: