Beranda > Umum > LAMA TAK DIHIRAUKAN PEMERINTAH, WARGA SWADAYA PERBAIKI JALAN

LAMA TAK DIHIRAUKAN PEMERINTAH, WARGA SWADAYA PERBAIKI JALAN

Kepala Desa Cidadap, Asep Supratman, S.Ag.

KARANGNUNGGAL, Kondisi jalan yang menghubungkan Karangnunggal Cidadap via Sindangreret, sepanjang sekitar 15 km, yang mana pada jalur jalan tersebut melewati    5 wilayah desa di kecamatan karangnunggal, meliputi Desa Cikupa, Ciawi, Sarimukti, Kujang, dan Cidadap saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan. Warga yang terlewati jalan tersebut merasa jengkel karena dari tahun ke tahun belum terlihat adanya upaya perbaikan dari pemerintah kabupaten Tasikmalaya. Terkait hal itu, dengan dimotori oleh Kepala Desa Sarimukti, H. Tardi, warga desa Sarimukti dengan antusiasme yang tinggi secara gotong royong melakukan perbaikan pada beberapa bagian jalan yang rusak, yang termasuk ke dalam wilayah Desa Sarimukti, pada senin dan selasa (7-8/3).

Inisiatif warga Sarimukti tersebut mendapat apresiasi dari para pengguna jalan yang kebetulan lewat dengan berpartisipasi ikut memberikan kontribusi. Kegiatan gotong royong perbaikan jalan ini  dilaksanakan dari pagi hingga menjelang sore.

Beberapa kepala desa ikut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami sangat terharu dan malu terhadap masyarakat. Mereka dengan antusiasme yang tinggi berupaya untuk memperbaiki jalan, sementara pihak terkait yang seharusnya bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan tersebut, sampai saat ini belum memperlihatkan kegiatan nyata untuk memperbaiki jalan yang kian parah tersebut.” ujar Kepala Desa Cidadap, Asep Supratman, S.Ag. yang mengaku sangat merasa pilu dan terharu dengan semangat warga Sarimukti tersebut.

Asep  ketika ditemui Taselamedia di sela sela kegiatan rapat di Kantor Kecamatan Karangnunggal, menyampaikan kesepakatannya dengan beberapa kepala Desa yang terlalui jalur tersebut, dimana pihaknya akan melakukan boikot terhadap pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, apabila pada tahun 2011 ini tidak ada realisasi terhadap perbaikan jalan tersebut.

“Apabila pada tahun 2011 ini, pemerintah kabupaten tidak merealisasikan program perbaikan jalan jalur Karangnunggal-Cidadap, maka kami tidak akan segan-segan untuk mem boikot pembayaran PBB, apapun resikonya”, tegas Asep Supratman, S.Ag, yang mengaku ultimatumnya tersebut telah disepakati oleh beberapa kepala desa yang terlewati jalur jalan rusak Karangnunggal-Cidadap Via Sindangreret.

Menanggapi pernyataan ultimatum dari kepala desa Cidadap tersebut, Sekretaris Asosiasi BPD Kecamatan Karangnunggal, Supriatna, mendukung apa yang menjadi pernyataan itu, Asosiasi BPD se kecamatan Karangnunggal  bersama seluruh warga karangnunggal siap mendukung upaya Asep tersebut. Bahkan lebih jauh Supriatna berharap adanya kekompakan dari seluruh Kepala Desa, untuk melakukan boikot terhadap pembayaran PBB tersebut.

“Mengingat seluruh desa di wilayah Kecamatan Karangnunggal, memiliki jalan yang rusak dalam kurun waktu yang cukup lama, dan belum juga mendapatkan perhatian untuk diperbaiki. Saya akan dorong seluruh kepala desa untuk kompak melakukan pemboikotan terhadap PBB, apabila pada tahun ini tidak ada program kabupaten untuk memperbaiki jalan tersebut. Dan kami akan siap bersama-sama untuk menanggung segala akibatnya, asal warga kami dapat menikmati jalan mulus, sebagai arti keberhasilan pembangunan yang sering dikoar-koarkan para pejabat”, pungkas Supriatna. (Azmy)

Kategori:Umum
  1. 13 Maret 2011 pukul 13:02

    Semoga jalan cidadap-sindang reret cepat di perbaiki….

  2. penyu btwi
    16 Maret 2011 pukul 20:50

    makanya kita harus mandiri
    agar pembangunan bisa merata,kompak trus tasela

  3. bujang
    30 Juli 2012 pukul 22:52

    setuju begitu pak jalan transportasi itu utama bagi perekonomian warga .,..
    tolong segera di perbaiki seluruh warga mendambakan jalan bagus transportasi lancar ,.,,.

  4. 15 September 2012 pukul 23:32

    merindukan masa lalu itu gak mungkin akan terulang lagi tapi kenyataannya infrasetruktur transportasi aja kurang di perhatiankan sekarang ini padahal jaman saya sekolah tahun1990 angkutan umum aja mudah tapi sekarang jalan nya aja rusak berlubang ,miris dgn sekarang klw gak punya kendaraan sendiri gak bisa mungkin skolah ,.,.,,.

  5. 11 September 2014 pukul 16:18

    dah ok,tp belum semua di aspalnya gan

  6. doel
    1 November 2015 pukul 20:22

    engal atuh pak..jalan gera pidamel.asa teu purun balanja ka karang oge.
    jalan awon.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: