Beranda > Umum > ALDO MAESA AKAN WAKILI KARANGNUNGGAL DALAM KEJUARAAN CALISTUNG TINGKAT KABUPATEN

ALDO MAESA AKAN WAKILI KARANGNUNGGAL DALAM KEJUARAAN CALISTUNG TINGKAT KABUPATEN


Aldo Maesa Girimantara (8) siswa kelas 2 SDN 3 Karangnunggal,  mendapatkan kesempatan untuk mewakili gugusnya ke tingkat kecamatan, bersama 2 peserta lainnya yang masuk 3 besar tingkat gugus. Aldo bersama orang tua, serta guru pembimbingnya tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua ini. Hikmah belajar dari kekalahan pun menjadi modal terbesar orang tua Aldo dalam ikut mempersiapkan anaknya mengikuti lomba Calistung tingkat kecamatan. Terbukti, di akhir perlombaan nama Aldo Maesa Girimantara, selain menjadi juara pertama, juga menjadi satu-satunya wakil Karangnunggal untuk lomba Calistung Siswa kelas 2 tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Bersama dua temannya yang mewakili kelas satu dan kelas tiga, Aldo telah siap hadapi lomba Calistung tingkat kabupaten Tasikmalaya yang direncanakan akan digelar senin depan (4/4).

Pasangan suami istri Dedi Girimantara (40) dan Devi Indrayani (30) menceritakan kepada para wartawan di akhir perlombaan bahwa mereka meyakini bahwa ungkapan  “kekalahan adalah awal dari kemenangan” adalah hal yang benar dan penuh makna. Hal tersebut diyakinkannya saat Aldo kalah dan hanya menjadi juara kedua dalam seleksi lomba calistung (membaca, menulis dan berhitung) tingkat Gugus. Perhatian serta rasa cinta yang besar terhadap anaknya, menjadikan Dedi dan Devi mengevaluasi segala kekurangan, dengan tetap memberikan motivasi yang besar terhadap anaknya.

Hasil evaluasi yang berhasil disimpulkan ke dua orang tua Aldo yaitu didapatlah satu poin penting yang menjadi kekurangan mereka. Devi  ibu dari Aldo pun ikut aktif memberikan bimbingan terhadap ankanya terkait lomba calistung. “Saat kami berkonsultasi, pembimbing Aldo menjelaskan standar penilaian dari lomba calistung, diantaranya harus mampu membaca  100 kata dalam 72 detik, dan menulis 100 kata dalam 18 menit, saya mengira para peserta lomba harus tepat dengan standar tersebut, ternyata standar tersebut merupakan batas minimal. Sehingga anak saya pun mengalami kekalahan dan menjadi juara 2 dari tingkat gugus” terang Devi mengungkapkan poin penting yang menjadi penyebab kekalahan anaknya.

Belajar dari pengalaman yang di dapat ke dua orang tua Aldo mudah-mudahan dapat menjadi sumber inspirasi para orang tua untuk su[aya ke depan lahir Aldo Aldo lain yang mampu mengharumkan nama Tasela di kancah Nasional dan Internasional. (Azmy)

 

 

 

 

Kategori:Umum
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: