Beranda > Umum > MANDI DI SUNGAI LEUWIREHE AGIS TEWAS TERSERET ARUS

MANDI DI SUNGAI LEUWIREHE AGIS TEWAS TERSERET ARUS

Parungponteng-, Agis (20) warga kampung Muncang DesaCipaingeun Kecamatan Sodonghilir tewas akibat terseret arus sungai Leuwirehe atau yang dikenal masyarakat dengan sungai sungai Cilongan yang terletak di kampung desa kolot Desa Cibanteng Kecamatan Parungponteng sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut bermula saat dia dan rekan-rekan satu desanya berenang di sungai tersebut usai bermain bola di lapangan Cibanteng, kemarin, di duga Agis tidak bias berenang. Berdasarkan keterangan salah seorang warga bernama  Hamid, sebelum tewas, Agis baru saja usai mengikuti pertandingan sepakbola bersama rekan satu klubnya. Selesai bermain bola, dia bersama 8 orang rekannya kemudian berenang di sungai Leuwirehe yang letaknya tak jauh dari lapangan bola desa Cibanteng. Ketika sedang asyik nermain air bersama rekan-rekannya itulah secara tiba-tiba tubuh Agis terseret arus, sehingga membuat rekan-rekannya panic dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Setelah dibantu pihak kepolisian dan  warga setempat selang sekitar satu jam kemudian tubuh Agis diketemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Keluarga korban yang mengikuti pencarian jenazah sempat histeris ketika tubuh korban diketemukan dalam kondisi meninggal.Jenazah saat itu juga oleh pihak keluarga  dibawa pulang ke kampung halamannya.

Dihubungi via Ponselnya, Kapolsek Sodonghilir AKP Nurjaman SH membenarkan adanya insiden tersebut. Dia menerangkan, jenazah korban bari ditemukan setelah Polisi dibantu warga menyusuri sungai tersebut. Sebetulnya sungai tersebut tidak terlalu besar, namun arusnya cukup deras dan menyedot mereka. Tambah lagi, semua remaja tersebut tidak bisa berenang. Akibatnya, mereka semuanya nyaris tewas, namun untungnya rekan-rekan Agis masih sempat saling berpegangan dan tak ikut teseret arus.

“sebetulnya mereka berenang di air yang dangkal. Namun semuanya tidak ada satupun yang mahir berenang, sehingga semua teman-temannya tak mampu menolong Agis. Hasil pemeriksaan pada tubuh korban tak ada bekas-bekas penganiayaan sehingga ini murni kecelakaan,”terangnya. (marreta)

 

 

Kategori:Umum
  1. penyu btwi
    2 April 2011 pukul 12:08

    jodo pati bagja cilaka di
    kersakeun anjeunna,
    urangmah ukur ngajankeun
    ngan jalma wajib ihtiar

  2. 3 April 2011 pukul 17:56

    Hati hati makanya.. Belajarlah berenang buat yang suka maen air gitu.. Sedia payung sebelum hujan.,, awas payungy jgn d pinjeming..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: