Beranda > Umum > KECELAKAAN LALU LINTAS MEMBUAT ZAMZAM UN DI MOBIL

KECELAKAAN LALU LINTAS MEMBUAT ZAMZAM UN DI MOBIL

 

Zamzam salah seorang siswa SMA N Karangnunggal terpaksa mengikuti UN di mobil karena terkena musibah kecelakaan beberapa waktu lalu.


KARANGNUNGGAL, Hari ini merupakan hari terakhir Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA dan SMK.  Seperti yang juga dilaksanakan di SMAN Karangnunggal. Lebih dari 300 siswa kelas 3 di sekolah ini dengan serius dan penuh perhatian mengikuti Ujian Nasional.

 Salah seorang siswa bernama Zamzam Badru Zaman, siswa kelas 3 SMAN Karangnunggal, terpaksa harus menjawab soal-soal UN di dalam mobilnya. Hal tersebut dikarenakan, Zamzam mengalami kecelakaan pada Sabtu (2/4) atau sekitar 2 pekan lalu. Akibat musibah  tersebut, Zamzam mengalami patah tulang pada bagian betis dan paha kaki kanan, serta di lengan kanan. Selain itu Zamzam juga sempat dioprasi pada bagian dalam, dan sampai saat mengikuti ujian Zamzam masih belum pulih dan mengalami sering buang air kecil. Tetapi semua itu tidak menyurutkan Zamzam yang duduk di kelas Mandiri tersebut untuk tetap berkeinginan keras  mengikuti UN seperti siswa lainnya, dan menolak untuk ikut pada UN susulan.

 Berdasarkan permohonan dari kedua orang tuanya dan pertimbangan faktor kesehatan, akhirnya pihak sekolah dan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, mengikutsertakan Zamzam pada UN yang mulai digelar sejak senin (18/4). Namun dikarenakan kemampuan Zamzam yang pergerakannya terbatas, serta dikhawatirkan mengganggu konsentrasi siswa lainnya, Zamzam pun diijinkan untuk menjawab soal-soal UN di dalam mobil miliknya, dengan pengawasan seorang petugas pengawas dari tingkat perguruan tinggi.

 Salah seorang dosen UPI Kampus Tasikmalaya Ahmad, yang bertugas mengawasi ujian Zamzam, menjelaskan  bahwa sekalipun Zamzam melaksanakan UN di dalam sebuah kendaraan pribadi karena faktor kesehatan, tetapi Zamzam dalam mengerjakan soal soal tetap dalam pengawasan ketat panitia.

  Zamzam dalam megikuti Ujian Nasional  mendapatkan dukungan moril dari kedua orang tuanya yaitu Fathudin (53) dan Robiatul Adawiah, yang dengan setia mengantarkan dan menungguinya selama melaksanakan UN. Bahkan Pejabat Pengawas Pendidikan Menengah dari Dinas Pendidikan Kab Tasikmalaya, Hadiyan S, M.Pd, yang sedang memantau ke SMAN Karangnunggal juga memberikan dukungan moril kepada Zamzam.

  Fathudin (53) ayah Zamzam, mengungkapkan perasaan senangnya karena putranya Zamzam telah mendapatkan keringanan dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kab Tasikmalaya, untuk mengerjakan soal di dalam mobilnya. (Azmy)

Kategori:Umum
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: