Beranda > Umum > PANTAI CIMANUK MENELAN KORBAN, SISWA SMAN 8 TASIK HILANG TERSERET OMBAK

PANTAI CIMANUK MENELAN KORBAN, SISWA SMAN 8 TASIK HILANG TERSERET OMBAK


Cikalong– Kelana (16) siswa SMAN 8 Kota Tasikmalaya sore tadi (23/4) sekitar jam 16.00 WIB hilang akibat terseret ombak laut selatan di sekitar pantai Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Dari data yang diterima oleh taselamedia.com di lapangan, korban merupakan warga kampung Cikalang Girang RT 08 RW 04 Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Menurut keterangan teman teman korban, saat itu Kelana bersama rekan-rekan satu sekolahnya bermain dan bermaksud akan berenang di lokasi pantai Cimanuk.

 Hal ini dibenarkan oleh Kasi Trantib Kecamatan Cikalong Nunung Karnudin kepada taselamedia.com lewat sambungan telepon beberapa saat setelah kejadian.

Menurut Nunung, yang pertama  terjun ke laut kebetulan adalah  Kelana bin Agus. Sementara, rekan-rekan yang lainnya pada waktu tersebut masih berada di darat dan masih ragu untuk berenang. Belum sempat Kelana berenang, tiba-tiba ombak laut menyergapnya dan menyeretnya ke tengah laut.

Rekan korban yang bernama Putra Ramanda melihat kejadian itu secara spontan dan tanpa berpikir panjang berlari hendak menolong Kelana. Tetapi karena pada saat kejadian  arus laut dan ombak sangat kencang, akibatnya Putra Ramanda tak mampu  menolong korban. Malahan dia sendiri ikut terseret arus dan gelombang hingga ke tengah.

“Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban yang masih di darat bergegas menolong keduanya. Mereka dengan sekuat tenaga berusaha meraih tangan dan tubuh kedua temannya yang terbawa arus. Sayangnya tubuh Kelana terlanjur hilang ditelan ombak. Tetapi dalam kejadian tersebut Putra Ramanda selamat dan masih bisa ditarik ke daratan, kendati dia sempat pingsan karena kaget dan akibat banyak menghirup air laut”, terang Nunung.

Sementara itu, Nursule mantan Ketua Rukun Nelayan (RN) Cimanuk ketika di hubungi lewat ponselnya menerangkan, saat peristiwa berlangsung kebetulan di lokasi kejadian  tak ada seorangpun  warga setempat ataupun nelayan. Sehingga tak ada yang sempat menolong mereka ketika musibah tersebut terjadi.

“Kalau ada kami mungkin sudah kami peringatkan supaya jangan berani-berani renang di situ. Soalnya pantainya memang berbahaya. Kami saja nelayan tak ada yang berani, apalagi mereka,”katanya.

Kelana, bersama rekan-rekan satu kelasnya yakni Putra Ramanda (16), Billy (16), Andri bin Agus (16), Jody (16), Angga, Kiki (16), dan Raka (16) bermaksud liburan ke rumah kakeknya Raka yang bernama Juhana.

Hingga berita ini diturunkan, warga dibantu aparat Kecamatan, Polsek, dan Koramil Cikalong serta di Bantu Nelayan Cikalong masih melakukan penyisiran di sekitar pantai untuk mencari korban yang telah diperkirakan tewas. (Kanjeng)

Kategori:Umum
  1. revolt
    23 April 2011 pukul 22:15

    kaga punya otak dasar anak SMA,

    • citra
      26 April 2011 pukul 19:14

      orang meninggal harus nya di do’a kan bukan nya malah di gituin.

    • chika
      26 April 2011 pukul 19:18

      bener bgt kata citra

    • yuni widiya
      4 Juni 2011 pukul 13:20

      bukan y gitu , tapi ini khndak allah !

      bukan y doain mala nyalahin .

  2. 24 April 2011 pukul 01:01

    inalilahi..

  3. durianmontonk
    24 April 2011 pukul 01:51

    wassalam… sekian dan terimakasih

  4. penyu btwi
    24 April 2011 pukul 08:30

    tamat tah lalakonna,cag ah

  5. 24 April 2011 pukul 15:45

    Inalilahi…

  6. auxer
    25 April 2011 pukul 12:54

    bah,,tmen sekelas waktu smp,,, moga kau selamat allah pasti akan melindungi mu,,,walapun kau nakal

    GBU.

  7. uriid
    25 April 2011 pukul 13:54

    iiy …
    minta do’anya . supaya dia cepat diketemukan ….

  8. citra
    26 April 2011 pukul 19:05

    turut bsrduka cita

  9. chika
    26 April 2011 pukul 19:15

    selamat tinggal kawan semogga kammu di terima di sisi alloh SWT ..

  10. Barudak SMA 8 Tasik
    27 April 2011 pukul 07:12

    Atas nama anak anak SMA 8 Tasik, turut berduka cita semoga segera di temukan, mengecam komentar anda yang mengatasnamakan revolt anda tidak punya nurani…….

  11. 6 Mei 2011 pukul 10:41

    bukannya kecelakaan itu disebabkan oleh kelelaian anak sma itu,,, tetapi ad unsur mistik yang menyebabkan korban tersebut

  12. yuni widiya
    4 Juni 2011 pukul 13:07

    sayangst aku slalu doain kamu dd sini walau kita uda brbeda dunia :((

    @klana reghi goesnieawan🙂

  13. diszta
    29 September 2011 pukul 09:18

    ???

  14. 13 Januari 2012 pukul 19:08

    Bagaimanapun dia, dia tetap teman kami, dan bagimanapun keputusannya, keputusan Allah mungkin ini yg terbaik, klana brsama Allah..
    semoga amal ibadahnya diterima Allah..
    untuk Yuni, yang sabar yaa🙂 Allah punya rencana lain dibalik ini semua🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: