Beranda > Umum > PUSKESMAS KARANGNUNGGAL PERLU SARANA MEDIS YANG LENGKAP

PUSKESMAS KARANGNUNGGAL PERLU SARANA MEDIS YANG LENGKAP

Kesibukan para petugas puskesmas dan keluarga pasien yang akan di rujuk ke RS di Tasikmalaya

Drs. Tatang Bachtiar Kepala Desa Karangnunggal turun tangan membawa ambulan akibat keterbatasan tenaga sopir, yang akan merujuk salah satu pasien ke RS di Tasikmalaya

Karangnunggal. Puskesmas Karangnunggal, salah satu puskesmas rujukan dari beberapa kecamatan di wilayah Tasela keberadaannya saat ini sangat vital sekali. Hal ini dibuktikan dengan makin melonjaknya jumlah pasien rawat inap di puskesmas tersebut. Tercatat beberapa kali dalam kurun waktu 4 bulan ini Puskesmas Karangnunggal sering mengalami over kapasitas jumlah pasien rawat inap. Akibatnya untuk menanggulangi hal tersebut, pihak puskesmas terpaksa merujuk beberapa pasien untuk di pindah ke RSU Tasikmalaya yang jaraknya lebih dari 60 kilometer. Tentu saja dengan dirujuknya pasien ke RSU mengakibatkan bertambahnya beban keluarga si pasien.

Hal ini terungkap Jumat malam (29/04/2011) empat pasien secara bersamaan harus di rujuk ke Rumah Sakit di Tasikmalaya akibat keterbatasan sarana dan dokter ahli. Hal ini mengakibatkan sibuknya keluarga pasien dan para petugas puskesmas Karangnunggal. Yono (49) kepala UGD PKM Karangnunggal di temui di tempat kerjanya mengakui bahwa pihaknya saat itu terpaksa meminta bantuan ambulan dan tenaga sopir dari pusekmas Bantarkalong untuk membawa pasien rujukan tersebut. ” Karena ambulan yang ada di Puskesmas Karangnunggal hanya 2 terpaksa kami mengontak puskesmas Bantarkalong untuk meminjan mobil ambulan membawa pasien rujukan ke Tasikmalaya”, ujarnya.

Drs. Tatang Bachtiar, kepala desa Karangnunggal ketika menerima laporan tentang banyak pasien yang dirujuk secara bersamaan akibat keterbatasan fasilitas dan dokter ahli  segera bertindak dan menuju puskesmas Karangnunggal. “Sudah saatnya puskesmas Karangnunggal memiliki dokter ahli dan peralatan medis yang lengkap sehingga pasien yang dirawat di PKM Karangnunggal tersebut tertangani dan tidak perlu lagi di rujuk ke RS Tasikmalaya” ujar Tatang.

Tatang menambahkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan muspika untuk melaporkan hal tersebut ke Bupati guna meminta dilengkapinya puskesmas Karangnunggal baik dokter ahlinya maupun sarana dan prasarana medis lainnya.

Ditambahkan Tatang, dirinya berharap kepada Kepala Puskesmas Karangnunggal untuk lebih baik lagi dalam pemeliharaan kendaraan ambulan yang saat ini hanya ada dua buah tersebut. ” Ambulan yang ada di Karangnunggal ini perawatannya perlu lebih baik lagi, lampu-lampu emergencynya aja mati, padahal itu mendukung dalam perjalanan membawa pasien supaya tidak mengalami kendala di jalan”, ungkap Tatang yang pada saat tersebut dirinya harus turun tangan untuk membawa ambulans membawa salah satu pasien rujukan ke RS di Tasikmalaya akibat keterbatasan tenaga sopir.

Kategori:Umum
  1. Baranang
    1 Mei 2011 pukul 11:42

    Segera realisasikan puskesmas karangnunggal sebagai puskesmas rujukan wilayah lain di Tasela dengan di lengkapi berbagai pealatan medis yang menunjang, sehingga tak perlu banyak di rujuk ke RSU Tasikmalaya. Saran: Ambulan di PKM Karang sebaiknya di tambah satu lagi, dan sopir ambulan sebaiknya satu mobil satu sopir.

  2. I. Joni Priyana
    1 Mei 2011 pukul 18:03

    Kalau bisa tidak hanya sarana yang ditingkatkan tuh…, pelayanan juga, terutama dokter harus stanbay terus 24 jam, ada fakta si pasien yang sakit berat, datang malam-malam (tidak terlalu malam sih)ke Puskesmas Karangnunggal, masa hanya dilayani oleh penjaga yang tidak tahu apa-apa, sementara katanya pak Dokter sedang istirahat dan tidak bisa diganggu, kecuali besok siang. Akhirnya si pasien meninggal…., hal ini tentunya sangat merugikan masyarakat yang memerlukan pelayanan dan pertolongan yang cepat dan frofesional tentung. minta tolong ya …. jangan sampe kejadian ini terulangg lagi, kasihan tuh masyarakat….

  3. rehat
    2 Mei 2011 pukul 03:50

    ooooohhhh…. begitu ya kalo jadi Dokter, enak juga ya jadi dokter, kalo ada orang mau mampus…. besok aja ya mampusnya ya….???? Dokter apaan tuh…!!!!! wey baca lagi “sumpah dokter” ganti dokter yang begituan, jangan ada dokter di puskesmas, tapi di ruang mayat…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: